Inilah Dampak Buruk Bagi Yang Suka Membuat Tato Di Tubuhnya



Di era serba modern ini, tato merupakan hal yang lumrah terjadi dikalangan dewasa sekarang ini. Tak kenal umur, tua muda pria wanita tak terlepas dari yang namanya tato. Bahkan sebagian dari mereka menghiasi seluruh tubuhnya dengan tato.

Dikutip oleh SukaSaya.com dari Huffington Post, jika ditinjau dari masalah medis, tato sangat berpotensi memberikan dampak buruk bagi kesehatan. Dr. Marie Leger dari New York University Langone Medical Center, menuturkan bahwa dampak bahaya yang ditimbulkan orang memiliki tato adalah sebagai berikut.

Inilah Dampak Buruk Bagi Yang Suka Membuat Tato Di Tubuhnya

Infeksi

Infeksi tato ini dapat muncul dari berbagai macam sumber seperti dari tinta, jarum, dan lain sebagainya. Infeksi yang banyak terjadi adalah infeksi yang berasal dari bakteri. Bakteri mycobacterium chelonae ini biasanya berasal dari rinta dan dapat menimbulkan ruam yang menyakitkan dan bertahan lama. Selain bakteri, mungkin juga terjadi infeksi yang berupa jamur, virus, dan mungkin juga menimbulkan kutil.

Alergi

Tato dapat menyebabkan alergi dalam kulit. Seseorang dengan kulit yang tipi cenderung rentan untuk mengalami alergi ini. Hanya saja alergi ini juga tidak dapat ditebak. Bisa saja ketika membuat tato pertama seseorang tidak mengalami alergi namun baru timbul ketika membuat tato kedua atau ketiga. Masalah inipun juga sulit untuk diatasi. Beberapa dapat diselesaikan dengan menyuntikkan steroid, namun banyak juga yang sampai membutuhkan operasi untuk mengangkat kulit yang bermasalah.

Paparan Matahari

Walaupun terlihat tertutup, tetapi tato ternyata dapat meningkatkan risiko kulit terbakar sinar matahari. Bagi sebagian orang, paparan sinar matahari ini dapat membuat tato mereka menjadi gatal. Warna yang paling rentan menyebabkan kulit terbakar pada tato adalah warna kuning, hitam, merah dan biru.

Tertutupinya Kulit

Memiliki tato dapat menutup masalah-masalah kulit yang terjadi. Tato disebut dapat menutupi dan membuat beberapa kasus kanker kulit. Tato dapat membuat dermatologis kesulitan untuk melakukan pengawasan terhadap kulit dan mencari bibit-bibit kanker kulit.

Rentan Terbakar MRI

Orang yang memiliki tato akan bermasalah ketika mereka melakukan pemeriksaan MRI. Ketika melakukan MRI ada kemungkinan terjadi sengatan dari mesin terhadap bagian-bagian tato yang ada di tubuh. Sengatan ini membuat kulit bagaikan terbakar. Kasus ini potensial terjadi pada tato dengan warna merah dan hitam. Tinta yang digunakan untuk kedua tato ini banyak menggunakan unsur-unsur besi.

Pesan Penting!
Mari kembalikan kepada diri kita masing-masing, apa tujuan kita sebenarnya untuk membuat tato, seberapa besarkah manfaatnya? Apakah hanya sekedar gaya-gayaan saja? Jika hanya sekedar mengikuti trend tanpa memberikan manfaat apapun bagi penggunanya, maka sebaiknya dihindari untuk tidak memakai tato.

Islam sangat melarang keras kepada orang yang senangtiasa menghiasi tubuhnya dengan tato begitu pula dengan pembuatnya, sebagaimana hadist dari Abu Hurairah dan Ibnu Umar, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:
 "Allah melaknat perempuan yang menyambung rambut, perempuan yang meminta disambungkan rambutnya, begitu pula perempuan yang membuat tato dan yang meminta dibuatkan tato." (HR. Bukhari no. 5933, 5937 dan Muslim no. 2124)

Sebagai umat muslim seharusnya kita merasa cemas dan takut akan adzab Allah yang pedih. Jangan biarkan diri kita terjerumus dalam lembah kehinaan dikarenakan dengan sesuatu yang tidak ada manfaatnya sama sekali buat kita, dan salah satunya adalah tato itu sendiri.

Baca Juga: Kamu Bisa Menebak Kepribadian Seseorang Melalui Bentuk Giginya, Kalau Kamu Yang Mana?




 
About - Contact Us - Sitemap - Privacy Policy
Back To Top