Inilah Keutamaan Puasa Asyura



Hari Asyura adalah hari yang mulia, kedudukannya sangat agung. Ada keutamaan yang sangat besar. Hari Asyura jatuh pada hari ke 10 Muharram.

Imam al-Izz bin Abdus Salam berkata: "Keutamaan waktu dan tempat ada dua bentuk, bentuk pertama adalah bersifat duniawi dan bentuk kedua adalah bersifat agama. Keutamaan yang bersifat agama adalah kembali pada kemurahan Allah untuk para hambanya dengan cara melebihkan pahala bagi yang beramal. Seperti keutamaan puasa Ramadhon atas seluruh puasa pada bulan yang lain, demikian pula seperti hari Asyura. Keutamaan ini kembali pada kemurahan dan kebaikan Allah bagi para hambanya di dalam waktu dan tempat tersebut". Diantara keutamaan puasa Asyura adalah...

Inilah Keutamaan Puasa Asyura

Menghapus dosa satu tahun yang lalu

Rasululloh bersabda:

صِيَامُ يَوْمِ عَاشُورَاءَ أَحْتَسِبُ عَلَى اللَّهِ أَنْ يُكَفِّرَ السَّنَةَ الَّتِي قَبْلَهُ


"Puasa Asyura aku memohon kepada Allah agar dapat menghapus dosa setahun yang lalu"

Imam an-Nawawi berkata: "Keutamaannya menghapus semua dosa-dosa kecil. Atau boleh dikatakan menghapus seluruh dosa kecuali dosa besar"

Nabi sangat bersemangat untuk berpuasa pada hari itu

Ibnu Abbas berkata:

مَا رَأَيْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَتَحَرَّى صِيَامَ يَوْمٍ فَضَّلَهُ عَلَى غَيْرِهِ إِلاَّ هَذَا الْيَوْمَ: يَوْمَ عَاشُورَاءَ وَهَذَا الشَّهْرَ يَعْنِي شَهْرَ رَمَضَانَ


"Aku tidak pernah melihat Nabi benar-benar perhatian dan menyengaja untuk puasa yang ada keutamaannya daripada puasa pada hari ini, hari Asyura dan puasa bulan Ramadhon"

Hari dimana Allah menyelamatkan Bani Isroil

Ibnu Abbas berkata: "Nabi tiba di Madinah dan dia mendapati orang-orang Yahudi sedang berpuasa Asyuro. Nabi bertanya: "Puasa apa ini?" Mereka menjawab: "Hari ini adalah hari yang baik, hari dimana Allah telah menyelamatkan Bani Israil dari kejaran musuhnya, maka Musa berpuasa sebagai rasa syukurnya kepada Allah. Dan kami-pun ikut berpuasa. Nabi berkata: "Kami lebih berhak terhadap Musa daripada kalian". Akhirnya Nabi berpuasa dan memerintahkan manusia untuk berpuasa juga"

Puasa Asyura dahulu diwajibkan

Dahulu puasa Asyura diwajibkan sebelum turunnya kewajiban puasa Ramadhan. Hal ini menujukkan keutamaan puasa Asyura pada awal perkaranya.

Ibnu Umar berkata: "Nabi dahulu puasa Asyura dan memerintahkan manusia agar berpuasa pula. Ketika turun kewajiban puasa Ramadhan, puasa Asyura ditinggalkan"

Jatuh pada bulan haram

Nabi bersabda:

أَفْضَلُ الصِّيَامِ بَعْدَ رَمَضَانَ شَهْرُ اللَّهِ الْمُحَرَّمُ


"Puasa yang paling afdhol setelah puasa Ramadhan adalah puasa pada bulan Allah al-Muharrom"

Semoga kita diberi kemudahan untuk melaksanakan puasa Asyura. Hanya Allah yang memberi taufik dan hidayah.

[Sumber: muslim.or.id]

Baca Juga: Peristiwa-Peristiwa Penting Yang Terjadi Pada 10 Muharram




 
About - Contact Us - Sitemap - Privacy Policy
Back To Top