Mulai Sekarang Jauhkan Anak Anda Dari Minuman Bersoda, Jika Tidak Ingin Mengalami Hal Seperti Ini



Hampir semua kalangan sangat menyukai minuman bersoda, dan tidak sedikit pula dari kalangan remaja dan anak-anak juga menyukai minuman tersebut. Minuman bersoda dikenal sebagai salah satu penyebab dari obesitas dikarenakan kandungan pemanis yang terdapat didalamnya.

Selain itu juga minuman bersoda dapat memberikan dampak kelainan perilaku remaja dan anak-anak. Ini dibuktikan dari beberapa hasil studi penelitian diseluruh dunia.

Sebagaimana dikutip oleh SukaSaya.com dari KlikDokter, inilah fakta minuman bersoda yang bisa membuat kelainan perilaku pada anak.


Anak Sulit Konsentrasi Karena Minuman Bersoda

Diantara anak–anak usia 5 tahun, mereka yang mengkonsumsi minuman bersoda terjadi peningkatan perilaku agresif, penarikan diri, dan sulitnya untuk konsentrasi dibandingkan dengan yang tidak mengkonsumsi soda. Disebutkan bahwa minuman bersoda mengandung air berkarbonasi, sirup jagung dengan kadar fruktosa yang tinggi, aspartame, sodium benzoate, asam sitrat atau fosfor, dan sering juga kafein, yang dapat mempengaruhi perilaku seseorang secara umum.

Baca Juga: 10 Jenis Cemilan Sehat Yang Baik Untuk Pertumbuhan Anak

5 Kaleng Soda Dalam Sepekan Remaja Berperilaku Kasar

Sebuah studi yang dipublikasikan pada tahun 2011 di Injury Prevention Journal menemukan bahwa remaja yang mengkonsumsi 5 kaleng soda setiap minggu dibuktikan memiliki kecenderungan membawa sejata dan berperilaku lebih kasar terhadap teman, keluarga dan pasangan. Sebuah studi dari penulis yang sama menemukan bahwa konsumsi minuman bersoda yang tinggi berkatian dengan beberapa tindakan agresif dan perubahan perasaan dari perilaku termasuk berkaitan dengan pertengkaran, perasaan sedih, perasaan putus asa serta perasaan ingin bunuh diri.

Anak Lebih Agresif Karena Minuman Bersoda

Pada studi terakhir yang dipublikasikan pada Journal of Pediatrics, mereka meneliti anak-anak usia 5 tahun, dimana 43% anak dilaporkan mengkonsumsi minuman bersoda paling tidak 1 kali dalam sehari, dan 4% anak mengkonsumsi minuman bersoda 4x atau lebih dalam satu hari. Setelah diteliti, mereka menemukan hubungan signifikan antara konsumsi minuman bersoda dengan perilaku agresif, juga termasuk di dalamnya perilaku menghancurkan barang milik orang, terlibat dalam pertengkaran, dan secara fisik cenderung menyerang orang.

Gula yang terdapat dalam soda juga dapat mempengaruhi perilaku. Oleh karena itu, saat ini banyak perusahaan minuman terutama di Amerika yang membatasi konsumsi soda pada anak-anak, dan menganjurkan pilihan minuman lain seperti jus dan susu di sekolah-sekolah.

Nah, apakah masih ingin mencoba lagi minuman bersoda?

Baca Juga: Inilah Terapi Hidung Yang Dapat Mengobati Sakit Kepala Dan Membuat Badan Menjadi Segar




 
About - Contact Us - Sitemap - Privacy Policy
Back To Top