Pandangan Islam Mengenai Pemakaian Bulu Mata Palsu (Tanam Bulu Mata)



Sudah bukan hal yang tabu lagi seorang wanita memakai bulu mata palsu sampai menanam bulu mata agar mata kelihatan indah. Tapi bagaimanakah islam memandang hal ini? apakah pemakaian bulu mata palsu dibolehkan dalam islam? Berikut penjelasanya.

Pandangan Islam Mengenai Pemakaian Bulu Mata Palsu

Dari Asma bintu Abu Bakr radhiyallahu 'anhuma, bahwa ada seorang wanita yang mengadu kepada Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, "Wahai Rasulullah, sesungguhnya saya memiliki seorang putri yang baru menikah. Ternyata dia sakit panas, sampai rambutnya rontok. Bolehkah saya menyambung rambutnya (dengan rambut palsu)?" beliau shallallahu 'alaihi wa sallam menjawab:

"Allah melaknat al-washilah (orang yang menyambung rambut) dan al-mustaushilah (orang yang minta disambungkan rambutnya)." (HR. Bukhari dan Muslim).

Dalam hadis yang lain, dari Aisyah radhiyallahu 'anha, bahwa ada seorang gadis Anshar yang baru menikah. Ketika dia sakit, rambutnya banyak yang rontok. Keluarganya hendak menyambungnya (dengan rambut palsu), dan mereka bertanya kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam tentang itu. Kemudian Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam melaknat orang yang menyambung rambut dan yang minta disambungkan rambutnya. (HR. Bukhari dan Muslim)

Ketika menjelaskan hadis di atas, An-Nawawi mengatakan:

Al-Washilah (wanita yang menyambung rambut) adalah orang yang berprofesi menyambung rambut seorang wanita dengan rambut lainnya. Sedangkan al-Mustaushilah adalah wanita yang meminta orang lain menyambungkan rambutnya. Hadis ini secara tegas menunjukkan haramnya menyambung rambut, dan laknat untuk wanita yang menyambung rambut atau konsumen yang disambungkan rambutnya secara mutlak. Inilah pendapat yang kuat. (Syarh Shahih Muslim An-Nawawi, 14:103).

Tanam bulu mata palsu atau pemakaian bulu mata palsu termasuk bentuk menyambung rambut yang terlarang ini. Karena menanam bulu mata palsu berarti menyambung bulu mata asli dengan bulu mata yang lain. Lebih dari itu, para ahli medis menyatakan bahwa menanam bulu mata palsu bisa menyebabkan kerusakan permanen pada kulit kelopak mata, dan bahkan bisa menyebabkan bulu mata lainny menjadi rontok. Sehingga menggunakan bulu mata termasuk hal yang membahayakan yang dilarang syariat. Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:

"Tidak boleh melakukan tindakan yang membahayakan diri sendiri atau orang lain." (HR. Ahmad, Ibn Majah, ad-Daruquthni, at-Thabrani dan yang lainnya. Al-Albani menilai hadis ini shahih).

Hal lain yang penting juga untuk diperhatikan bagi para wanita, perawatan tubuh semacam ini akan membuang-buang waktu sia-sia, dan banyak mengeluarkan biaya. Bersikap qana'ah terhadap nikmat yang telah Allah berikan, merupakan tanda bahwa dia wanita shalihah. Andaipun harus berhias untuk suami, itu bisa dilakukan dengan wajar dan tidak berlebihan. Karena cantik alami lebih diminati dari pada cantik imitasi. wallahu a'lam...

Baca Juga: Sebuah Penelitian Menyatakan Bahwa Mencium Bau Kentut Itu Menyehatkan




 
About - Contact Us - Sitemap - Privacy Policy
Back To Top