Kebenaran Islam Makin Terungkap, Nasa Membenarkan Matahari Akan Terbit Dari Barat



Rasulullah SAW pernah bersabda dalam sebuah hadistnya, Dari Abu Hurairah ra "Tidak akan terjadi kiamat sehingga matahari terbit dari tempat terbenamnya, apabila ia telah terbit dari barat dan semua manusia melihat hal itu maka semua mereka akan beriman, dan itulah waktu yang tidak ada gunanya iman seseorang yang belum pernah beriman sebelum itu." (HR. Bukhari & Muslim)


Kebenaran akan sabda Nabi makin terungkap, setelah baru-baru ini sebuah penelitian NASA membenarkan bahwa suatu saat nanti matahari akan terbit dari arah barat.

Matahari terbit dari arah barat hanya terjadi satu kali saja, menandakan bahwa pintu taubat telah ditutup. Setelah itu, matahari akan kembali terbit dari tempat semula sampai hari kiamat terjadi.

Dari Ibn Abbas, "Maka Ubai bin Ka'ab berkata: "Maka bagaimana jadinya matahari dan manusia setelah itu?" Rasulullah menjawab: "Matahari akan tetap menyinarkan cahayanya dan akan terbit sebagaimana terbit sebelumnya, dan orang-orang akan menghadapi (tugas-tugas) dunia mereka, apabila kuda seorang laki-laki melahirkan anaknya, maka ia tidak akan dapat menunggang kuda tersebut sampai terjadinya kiamat." (Fathul Bari, Kitab Arriqaq, Juz 11, Thulu'issyamsi Min Maghribiha).

Yaitu Demitri Bolykov, seorang ahli fisika yang akhirnya masuk Islam lewat penelitiannya dalam ilmu fisika. Demitri Bolykov bergabung dalam sebuah  penelitian ilmiah yang dipimpin oleh Prof. Nicolai Kosinikov, salah seorang pakar dalam bidang fisika.

Dalam penelitian itu mereka menguji sebuah sempel untuk mempelajari sebuah teori modern yang menjelaskan tentang perputaran bumi dan porosnya. Dimetri sendiri mengetahui bahwasanya diriwayatkan dalam sebuah hadis dari nabi saw  teori mereka ini sudah ada lebih dari 1.400 tahun yang lalu yang diketahui umat Islam.

Kelompok peneliti ini merancang sebuah sempel berupa bola yang diisi penuh dengan papan tipis dari logam yang dilelehkan , ditempatkan pada badan bermagnit yang terbentuk dari elektroda yang saling berlawanan arus. Ketika arus listrik berjalan pada dua elektroda tersebut maka menimbulkan gaya magnet dan bola yang dipenuhi papan tipis dari logam tersebut mulai berputar pada porosnya fenomena ini dinamakan "Gerak Integral Elektro Magno-Dinamika"

Kemudian gerak perputaran bumi ini dalam hal cepat atau lambatnya seiring dengan daya insensitas daya matahari. Atas dasar ini pula posisi dan arah kutub utara bergantung.

Dalam penelitian disebutkan bahwa kutub magnet bumi hingga tahun 1970 bergerak dengan kecepatan tidak lebih dari 10 km dalam setahun, akan tetapi pada tahun-tahun terakhir ini kecepatan tersebut bertambah hingga 40 km dalam setahun. Sedangkan pada tahun 2001 kutub magnet bumi bergeser dari tempatnya hingga mencapai jarak 200 km dalam sekali gerak.

Ilmu pengetahuan dan informasi seperti ini tidak didapati Demitri dalam buku-buku atau didengar dari manapun, akan tetapi ia memperoleh kesimpulan tersebut dari hasil riset dan percobaan serta penelitian. Ketika ia menelaah kitab-kitab samawi lintas agama, ia tidak mendapatkan satupun petunjuk kepada informasi tersebut selain dari Islam. Ia mendapati informasi tersebut dari sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah, bahwasanya Rasulullah SAW bersabda, "Siapa yang bertaubat sebelum matahari terbit dari arah Barat, maka Allah akan menerima Taubatnya"

Baca Juga: Saat Menjelang Kiamat Nanti, Manusia Tidak Akan Malu Berzina Lagi Di Jalanan




 
About - Contact Us - Sitemap - Privacy Policy
Back To Top