Anjing Itu Memang Najis, Namun Tidak Masalah Bagi Pemuda Berpeci Putih Ini



Netizen heboh dengan sebuah foto yang terpampang di media sosial Facebook. Dalam foto tersebut, terpampang wajah seorang pemuda tengah menyentuh dan menyuapi anjing yang tengah sekarat.

Foto diunggah oleh akun Facebook Abdu L Wahab. Dia mengaku menyentuh dan menyuapi anjing pada Sabtu pekan lalu.


Kejadian itu terjadi di pagi hari usai dia menyiapkan sarapan untuk para santri di Pondok Pesantren Al Payage Angkasapua Papua. Saat berjalan di samping dapur pesantren, Wahab melihat seekor anjing dalam keadaan penuh luka.

"Saya kemudian langsung membawa anjing itu ke dalam Pondok untuk melihat luka yang diderita anjing tersebut dan langsung memberinya makan," tulis Wahab, diakses pada Senin, 11 April 2016.

Wahab pun sempat menyuapi anjing tersebut. Ini lantaran si anjing terlihat kesulitan untuk sekadar menundukkan kepala untuk makan karena ada beberapa luka di lehernya.

"Saya melakukan hal itu karna saya tahu dari apa yang saya pelajari dari para Ulama, "Islam mengajarkan jepada setiap umatnya agar selalu berbuat baik, baik itu terhadap sesama manusia bahkan hewan sekalipun, termasuk kepada anjing yang seperti kita ketahui sebagai hewan yang najis," tulis Wahab.

"Walaupun anjing itu najis, bagi saya bukanlah sebuah masalah. Sudah jelas para ulama dalam kitab fikih sudah menyediakan sebuah solusi untuk membersihkan sesuatu yang terkena najisnya anjing, baik dalam kitab Safinah Fathul Bari dll," tulis dia.

Sejak diunggah pada Minggu kemarin, foto ini telah mendapat komentar dari 2.176 pengguna Facebook. Selain itu, unggahan tersebut juga telah disebar sebanyak 3.176 kali dan sebanyak 7.300 pengguna Facebook menyukainya.

Terdapat beberapa komentar negatif terkait unggahan tersebut. Salah satunya dari Hendi Risky Agung.

"Mas mbak salah besar, memang anjing mahluk Allah Swt. sama seperti kita, tapi kita tidak bleh memegangnya dengan alasan apapun, seperti foto diatas orang memakai peci dan memegang anjing jelas-jelas menghina agama Islam. Hati2 foto ini propaganda untuk mengikis jatidiri setiap Muslim," tulis pemilik akun tersebut.

Meski begitu, komentar sebaliknya justru lebih banyak diberikan oleh para pengguna Facebook yang lain. Sebagian besar dari mereka membenarkan tindakan yang dilakukan oleh Wahab.

"Kena najis bisa dibasuh, pertolongan gak bisa ditunda, nih contoh....." tulis pemilik akun Dwi Rahmanto.

"jgn lupa yg bro cuci tangan pake lumpur 7x,,,sebab SYARIAT tdk bisa ditawar...mantaaaa..p," tulis pemilik akun Kiki Zaki. [drm]




 
About - Contact Us - Sitemap - Privacy Policy
Back To Top