Rabi Yahudi Umumkan, Sinagog Yahudi Di Kota Marseille Akan Diubah Jadi Masjid



Selalu mendapatkan serangan teror akibat gerakan Islamofobia di negara-negara Eropa, umat Islam di Perancis kini justru sedang berbahagia setelah sebuah Sinagog Yahudi di kota Marseille dikabarkan akan dijadikan sebuah masjid.


Kabar ini langsung diumumkan oleh kepala asosiasi Rabi Yahudi di kota Marseille, Zevi Ammar, dalam keterangan resminya pada hari Selasa (25/04) kemarin.

"Sinagog dikota ini tidak lagi dikunjungi oleh orang-orang Yahudi, dan akan dijual kepada asosiasi budaya Muslim yang akan dirubah menjadi sebuah masjid," Zevi Ammar menerangkan kepada AFP.

Menurut Zevi Ammar, kepindahan warga Yahudi selama 20 tahun terakhir ke sejumlah wilayah lain menjadi alasan utama mengapa asosiasi Yahudi menjual Sinagog yang telah dibangun sejak tahun 1962 yang lalu atas sumbangan dari seorang warga Yahudi Aljazair.


Catatan statistik Marseille menyebutkan bahwa hingga awal tahun 2016 ada sekitar 70 ribu warga Yahudi dan 220 ribu Muslim yang mendiami kota ini.

Perlu diketahui bahwa sebelumnya umat Islam di kota Marseille juga berhasil merubah sebuah gereja di dekat stasiun kereta api menjadi sebuah masjid karena tidak ada lagi peziarahnya, dan terletak tidak jauh dari Sinagog Yahudi yang saat ini dijual. [erm]




 
About - Contact Us - Sitemap - Privacy Policy
Back To Top