Aneh, Dua Bersaudara Ini Membeku Tak Bisa Bergerak Dan Bicara Ketika Matahari Terbenam



Dua bersaudara asal Pakistan dikenal sebagai "anak-anak matahari." Kasus mereka telah membuat bingung semua dokter di Pakistan.


Anak berusia sembilan dan 13 tahun ini tergolong anak-anak yang normal dan aktif selama siang hari. Namun semua ini berubah setelah matahari terbenam, keadaan mereka menjadi membeku, tidak bisa bergerak atau berbicara.

Javed Akram, seorang profesor kedokteran di Institut Ilmu Kesehatan Pakistan, mengatakan kepada The Associated Press pada Kamis (5/5/2016) bahwa ia tidak tahu apa yang menyebabkan semua itu terjadi pada kedua anak tersebut.

"Kami menganggap hal ini sebagai tantangan. Dokter kami telah melakukan tes medis untuk menentukan mengapa anak-anak ini tetap aktif di siang hari, namun tiba-tiba tidak bisa membuka mata, berbicara, bergerak atau makan saat matahari terbenam," kata Akram.

Akram mengatakan pemerintah telah memberikan perawatan medis secara gratis kepada dua bersaudara ini, karena berasal dari keluarga miskin.


Kedua bersaudara ini telah menjalani pengujian medis yang dalam di Islamabad. Sampel darah mereka juga telah dikirim ke spesialis di luar negeri untuk pemeriksaan lebih lanjut. Para peneliti juga mengumpulkan sampel tanah dan udara dari desa asal keluarga dua bersaudara ini. Mohammad Hashim, ayah dari dua bersaudara ini berasal dari sebuah desa di dekat Quetta, ibukota provinsi Baluchistan.

"Saya pikir anak-anak saya mendapatkan energi dari matahari," ungkap Hashim menanggapi keadaan dua anaknya yang tak biasa.

Namun, dokter telah menolak gagasan bahwa sinar matahari berperan dalam membuat kondisi dua anak tersebut. Dokter mencatat bahwa anak-anak ini dapat bergerak selama siang hari, bahkan saat disimpan di ruangan gelap atau selama hujan badai.

Pada siang hari, Shoaib Ahmed yang berusia 13 tahun dan adiknya Abdul Rashid memang tampak terlihat normal aktif, enerjik dan ceria. Apalagi saat mereka muncul dari kamar rumah sakit dan berjalan ke kantin terdekat untuk meminum teh.

Penelitian lebih lanjut terus dilakukan para ahli untuk memecahkan misteri yang melanda kedua bersaudara ini. [isp]




 
About - Contact Us - Sitemap - Privacy Policy
Back To Top