Masya Allah, Bayi Laki-Laki Lahir Dari Rahim Perempuan Ini Yang Sudah Berusia 72 Tahun



Seorang perempuan di India melahirkan bayi laki-laki yang lahir normal dan sehat. Yang menarik, usia perempuan itu saat melahirkan menginjak kepala tujuh lebih tepatnya 72 tahun.


Dajinder Kaur (72 tahun) nama perempuan itu. Ia melahirkan seorang anak laki-laki bulan lalu setelah menjalankan program bayi tabung selama dua tahun bersama suaminya yang berusia 79 tahun di negara bagian Haryana, India. Pasangan suami istri itu mengatakan saat ini hidup mereka sudah lengkap dengan kehadiran seorang bayi.

Daljinder dan suaminya sudah menikah selama 46 tahun, dan mereka hampir putus asa mendapatkan keturunan. Sepanjang hidup, pasutri itu sering diejek karena tidak memiliki anak kerap dianggap sebagai kutukan dari Tuhan.

"Tuhan mendengar doa kami. Hidup saya sudah lengkap. Saya mengurus bayi ini sendiri dan saya merasa sangat dipenuhi energi. Suami saya juga membantu semampunya," kata Daljinder di kediamannya di Kota Amritsar, seperti dinukil dari the Guardian.


"Saat kami melihat iklan (program bayi tabung), kami memutuskan untuk mencoba karena saya sangat menginginkan seorang anak," ujar Daljinder.

Daljinder mengaku berusia 70 tahun karena tak memiliki akta kelahiran, sementara klinik tempat dia mengikuti program bayi tabung itu menyebut perempuan tersebut sebenarnya berusia 72 tahun. Bayi itu dihasilkan dengan menggunakan sperma dan sel telur pasangan uzur itu dan kini dalam kondisi sehat setelah lahir hanya dengan bobot dua kilogram. Demikian pusat Kesuburan dan Bayi Tabung Nasional.

Suami Dajinder, Mohinder Singh Gill, yang memiliki peternakan di luar kota Amritsar mengaku tidak tak khawatir dengan masa depan anak mereka meski keduanya sudah berusia lanjut. Mohinder yakin Tuhan akan menjaga anak mereka yang dinamai Armaan itu.

"Banyak orang bertanya apa yang akan terjadi terhadap anak itu saat kami meninggal dunia. Namun saya yakin Tuhan akan membantu, Dia akan mengurus semuanya," ujar Mohinder.

Anurag Bishnoi, pengelola klinik tempat Daljinder dan suaminya menjalankan program ini, mengatakan, awalnya dia pesimistis terhadap keberhasilan program ini. Namun, sejumlah tes menunjukkan Daljinder cukup kuat untuk mengandung.

"Awalnya saya mencoba untuk menghindari karena dia (Daljinder) terlihat sangat rapuh. Lalu kami melakukan berbagai tes dan saat hasilnya bagus maka kami lanjutkan program ini," ujar Anurag. [rpk]




 
About - Contact Us - Sitemap - Privacy Policy
Back To Top