Pemuda Ini Dibuat Kapok, Dihukum Mendengarkan Sendiri Kebisingan Knalpotnya



Hingga kini masih saja banyak ditemukan pengguna jalan raya, memakai knalpot bising. Meski sudah dilarang pihak kepolisian, banyak anak muda yang tak mematuhi peraturan tersebut. Entah apa maksud dari pengguna knalpot bersuara bising ini, padahal selain melanggar peraturan, knalpot bising memang mengganggu pendengaran banyak orang.


Karenanya jangan heran jika ada pihak kepolisian atau masyarakat yang geram dengan orang-orang yang ngeyel menggunakan knalpot tak standar itu.

Seperti terhadap pemuda yang mau tampak keren dengan knalpot bisingnya. Dia kena batunya sendiri. Saat melintas di sebuah jalan di Sukabumi, Jawa Barat, pemuda yang menggunakan knalpot bising ini terjaring razia Kepolisian Polres Sukabumi.

Akibatnya polisi yang menilang motor knalpot bising ini pun menghukum pemiliknya untuk mendengarkan sendiri kebisingan knalpotnya. Tujuannya tentu agar bocah ini sadar bahwa knalpot miliknya itu mengganggu pendengaran banyak orang. Apalagi motor yang kendarai bocah tersebut tak dilengkapi dengan plat nomor dan spion.

Melalui akun media sosialnya, pihak kepolisian Sukabumi mengimbau agar tindakan seperti ini tidak ditiru pengguna jalan lain. Kepolisian menyarankan agar menggunakan kendaraan dengan knalpot bawaan dari pabrik yang sudah bersertifikat SNI (Standar Nasional Indonesia).


"Jangan mengganti dengan knalpot bising atau knalpotnya dibobok, hormati sesama pengguna jalan raya agar aman, selamat dan tertib berlalu lintas," ujar pihak Kepolisian Sukabumi.

Rupanya hukuman tersebut disambut positif oleh masyarakat. Pasalnya memang banyak yang merasa terganggu oleh semakin maraknya kendaraan yang memakai knalpot tidak standar.

"Setuju banget, kalau ada yang pake kenalpot bising memang bikin kesel, berisik banget! Mending pake yang standar aja agar tidak banyak yang terganggu," ujar akun Herna Rachman mengomentari foto tersebut.

"Betul pak, kalau perlu perlakukan semua pemilik kenalpot bising seperti itu. Karena sangat mengganggu dan meresahkan, apalgi kalo sudah masuk komplek perumahan bikin anak kecil yang sedang istirahat jadi kebangun. Gandeng pisan!!," keluh salah seorang ibu, Hanni Aryani.

Makanya jangan suka bertingkah arogan ya! Selain melanggar peraturan, tindakan seperti di atas dikecam banyak orang. Meski tidak disampaikan secara langsung, banyak orang yang mengumpat akibat aksi tidak terpuji tersebut. [brl]




 
About - Contact Us - Sitemap - Privacy Policy
Back To Top