Kompas Minta Maaf Telah Fitnah Jibriel dan Arrahmah.com



Pemilik situs Islam Arrahmah.com, Muhammad Jibriel Abdurrahmin mengaku dirinya telah dihubungi oleh pihak Kompas.com yang sebelumnya telah membuat pemberitaan fitnah atas dirinya.


Menurut pengakuan Jibriel, Kompas.com meminta maaf dan mengklarifikasi pemberitaan yang dianggap telah mencemarkan nama baiknya itu. (Baca juga: Sering Sudutkan Islam, Umat Islam Diminta Jangan Telan Mentah-mentah Pemberitaan Kompas).

Pemberitaan yang ditulis Kompas.com pada 15 Juni 2016 tersebut menyebutkan bahwa Muhammad Jibriel adalah tersangka aksi pengeboman di Hotel J.W. Marriot Jakarta beberapa tahun silam. 

"Saya sudah ditelepon sama mereka, saya bilang Kompas sudah menghancurkan citra saya," ujar Jibriel saat ditemui di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Kamis (16/6/2016).

Jibriel melanjutkan, "Tuduhan ini bohong dan fitnah keji. Dalam persidangan yang dilakukan atas kasus ini tuduhan tersebut tidak terbukti. Tuduhannya hanya sebatas dokumen palsu dan menyembunyikan informasi mengenai terorisme."

Selain menyebutkan Jibriel sebagai tersangka, Kompas.com juga menyebutkan bahwa situs Arrahmah.com sebagai situs radikal yang berpendapatan lebih dari 6 juta rupiah per hari dari iklan Google Adsense. Data tersebut dikutip Kompas dari berita berbahasa Inggris.

Menurut Jibriel, situs yang dia kelola itu tidak sampai memperoleh angka 6 juta rupiah per hari. "Ya angkanya terlalu besar, tidak sampai segitu," imbuh Jibriel.

Pasca pemberitaan yang ditulis Kompas.com dan beberapa media berbahasa Inggris terkait dirinya tersebut, Jibriel mengaku Google Adsense memutuskan iklannya di situs Arrahmah.com.

Namun bagi jibriel, hal tersebut bukanlah masalah, karena dasar dia membuat situs bukan untuk berbisnis.

"Ya setelah itu adsensenya diblokir. Tapi itu bukan masalah lah. Masih banyak cara lain," kata dia. [voa]




 
About - Contact Us - Sitemap - Privacy Policy
Back To Top