PM Turki Adnan Menderes Digantung Setelah Kudeta, Karena Dianggap Berupaya Hidupkan Syariat Islam



Kudeta militer yang dilancarkan pada 15 Juli 2016 bukanlah kudeta pertama di Turki. Sejak tahun 1960, telah terjadi empat kali kudeta militer yang berhasil menggulingkan pemerintahan sipil yang mencoba menjauhkan Turki dari sekulerisme.


Kudeta militer 1960 adalah kudeta pertama di Turki dalam rangka menjaga sekulerisme atau kemalisme. Saat itu, pemerintahan Perdana Menteri Adnan Menderes dari Partai Demokrat (Demokrat Parti) dianggap menantang dominasi militer sebagai penjaga sekulerisme Turki.

Demokrat Parti memenangkan pemilu demokratis pertama di Turki pada 1950. Adnan Menderes menjanjikan reformasi politik dan pemulihan hak-hak umat Islam yang diberangus oleh Mustafa Kemal Attaturk.

Karena dinilai berupaya menghidupkan syariat Islam, adzan dan haji, pemerintahan Adnan Menderes mengundang kemarahan militer. Mereka memutuskan pemerintahan sipil itu harus diakhiri. Maka pada 27 Mei 1960, Militer melakukan kudeta. Menderes ditangkap, diseret ke pengadilan atas tuduhan pengkhianatan dan penyelewengan konstitusi, kemudian dieksekusi.

Sebelum dieksekusi dengan hukuman gantung, Menderes meminta untuk berwudhu kemudian shalat.

Beginilah video detik-detik eksekusi Adnan Menderes seperti dilansir Aljazeera:

[Sumber: Tarbiyah]




 
About - Contact Us - Sitemap - Privacy Policy
Back To Top