Relawan Muslimah Sudah Berada Dilokasi Persidangan Sejak Subuh Demi Dukung Ahok



Sejumlah relawan perempuan Basuki- Djarot sejak Subuh sudah menunggu digelarnya persidangan kasus penistaan agama yang didakwakan kepada Basuki Tjahaja Purnama ( Ahok) di ruang auditorium Departemen Pertanian, Ragunan, Jakarta Selatan. Agenda sidang mendengarkan kesaksian para saksi ahli sebanyak enam saksi ahli.


Perempuan berusia 65 tahun penyandang disabilitas, asal Cengkareng, Jakarta Barat Salma Simatupang, mengungkapkan perasaannya bahwa kedatangannya ke Ragunan untuk memberi dukungan dan doa kepada Ahok agar tetap tabah dalam menghadapi cobaan berupa fitnah keji yang dituduh menistakan agama.

"Saya suku Batak agama saya islam. Saya sudah melihat pidato Pak Ahok yang di pulau Pramuka Kepulauan Seribu beberapa kali tidak ada kalimat yang menistakan agama. Sidang kali ini mendakwa orang (Ahok) yang tidak bersalah sama sekali," ujarnya di Jakarta, Selasa (3/1).

Sementara itu, Liliana (37) warga asal Kebon Pala Halim Perdana Kusumah, Jakarta Timur mengungkapkan hal yang sama. Sidang yang digelar ini adalah sesuatu yang tidak memiliki fakta hukum, tetapi semata fitnah yang keji.

"Saya muslimah, saya memilih Ahok bukan sebagai imam untuk salat atau kepala keluarga, tetapi mendukung dan memilih Ahok sebagai Gubernur yang akan melayani warga Jakarta, dan selama ini Ahok dan Djarot sudah melayani kami dengan baik," terangnya.

Senada dengan Salma dan Luliana, Munaroh (42) warga asli Ragunan petugas jumantik, yang datang ke depan Kementerian Pertanian untuk menyatakan sikapnya bahwa kedatangannya ke persidangan ingin memberi dukungan moril kepada Basuki, agar tetap tabah dan berjuang dalam menghadapi cobaan.

"Kami dan kawan sesama petugas jumantik sekecamatan Ragunan bersyukur telah ditingkatkan kesejahteraan kami. Kami akan mendukung dan memilih pak Ahok sebagai tanda ucapan terima kasih kami," pungkasnya.

Sebagai informasi tambahan, suasana di luar gedung Kementrian Pertanian dipenuhi dua kelompok massa yang pro dan kontra terhadap Basuki Tjahaja Purnama. Memenuhi ruas jalan menuju kebun binatang Ragunan. Teriakan bebaskan dan penjarakan Basuki saling meningkah dengan pengeras suara yang mereka letakan di mobil mereka masing masing. Sementara awak media mengambil posisi dalam tiga titik konsentrasi. Di dalam ruang sidang, di luar gedung auditorium, dan di luar gedung Deppertan di mana massa pro dan kontra berkumpul. Jalannya sidang diperkirakan akan berlangsung sampai sore hari. Sampai berita ini diturunkan suasana masih terkendali dan kondusif. [mdk]




 
About - Contact Us - Sitemap - Privacy Policy
Back To Top